Senin, 06 September 2010

KITA ORANG JAUH DENGAN TUHAN

Ada joke yang pernah saya dengar tempo deoleo tahun 1900-an. Yang paling dekat dengan tuhan itu adalah pemeluk agama kristen karena memanggil tuhan dengan "Bapakku di surga". Umat hindu juga dianggap masih dekat dengan tuhan, mereka berdoa "Om santi, santi Om". Sedangkan kami umat Islam merasa jauh dengan tuhan karena harus menggunakan loud speaker untuk menghadap Tuhan "Allah Akbar" !!
Saya hampir marah mendengar joke itu,saya renungkan kembali mungkin itu sindiran bagi kami yang terlalu bising mengganggu tetangga. Nah, baru-baru ini ada warga USA yang menyantroni mesjid di Lombok dini hari dan mematikan loudspeaker tersebut karena merasa terganggu. Kejadian ini bukan yang pertama kali, diberitakan di koran kejadian serupa terjadi di pemukimam padat sepeerti di Jakarta.
Saya bersyukur tinggal disebuah komplek perumahan di kota Bogor yang agaknya lebih "modern" soal loudspeaker ini. Di komplek kami, hanya adzan yang menggunakan loudspeaker, sedangkan kegiatan peribadatan lainnya tidak "dispeakerkan". Walaupun penghuni komplek non-muslim terbilang sedikit sekali, kami merasa salut kepada pengurus DKM yang memiliki pengaturan seperti itu. Syiar Islam tokh tidak identik dengan penggunaan loudspeaker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar